Skip to content

Neurologi dan Bedah Saraf

Neurologi dan Bedah Saraf

Artikel ini menjelaskan bagaimana layanan neurologi dan bedah saraf diatur untuk pasien internasional yang datang ke Istanbul. Anda akan menemukan penjelasan tentang kondisi yang sering ditangani, prinsip terapi terkini, proses diagnosis, keamanan operasi, rehabilitasi, serta hal praktis yang perlu dipersiapkan sebelum bepergian. Informasi disajikan dengan bahasa yang jelas dan fokus pada apa yang benar-benar akan Anda alami di kota besar yang setiap hari menerima pasien dari luar negeri.

What neurology and neurosurgery cover

Neurologi menangani gangguan otak, sumsum tulang belakang, saraf tepi, dan otot dengan pendekatan non bedah seperti obat dan terapi. Kondisi yang sering ditangani meliputi sakit kepala, epilepsi, stroke, gangguan gerak, neuropati, multiple sclerosis, gangguan kognitif, dan penyakit neuromuskular. Bedah saraf berfokus pada kasus yang memerlukan tindakan operasi, seperti tumor otak dan tulang belakang, hidrosefalus, cedera trauma, penekanan saraf, kelainan pembuluh darah, serta prosedur fungsional seperti deep brain stimulation. Di Istanbul, kedua bidang ini bekerja dalam satu tim bersama anestesi, neuroradiologi, onkologi, rehabilitasi, dan perawatan intensif sehingga pasien mendapatkan perawatan terpadu.

Care settings you will encounter

Rumah sakit swasta besar dan pusat universitas di Istanbul menyediakan layanan darurat dan kasus kompleks selama 24 jam. Klinik rawat jalan menangani konsultasi terjadwal dan prosedur satu hari. Banyak fasilitas menempatkan spesialis dalam satu lokasi yang sama sehingga pemeriksaan, keputusan medis, dan rencana tindakan dapat dilakukan pada hari yang sama. Bagi pasien internasional, ini mengurangi waktu perjalanan antar fasilitas dan mempercepat proses perawatan.

Stroke systems of care

Stroke iskemik akut membutuhkan penanganan cepat. Pusat medis utama mengikuti pedoman internasional yang mendukung pemberian trombolisis dan trombektomi mekanik pada pasien yang memenuhi kriteria. Pada kasus tertentu, tindakan trombektomi dapat dilakukan hingga 24 jam setelah onset berdasarkan hasil pencitraan dan evaluasi klinis. Tujuannya adalah mengembalikan aliran darah dan mengurangi risiko kecacatan jangka panjang.

Protokol stroke mencakup notifikasi awal dari ambulans, pencitraan otak segera, serta akses langsung ke ruang angiografi jika diperlukan. Setelah tindakan, pasien dirawat di unit pemantauan atau ICU neurologi dengan pengawasan ketat terhadap tekanan darah, oksigen, dan parameter penting lainnya. Perencanaan pulang mencakup obat pencegahan, pengendalian faktor risiko, dan rehabilitasi dini.

References

  1. American Heart Association dan American Stroke Association. Pembaruan pedoman manajemen stroke iskemik akut.
  2. Royal College of Physicians. National Clinical Guideline for Stroke edisi 2023.
  3. European Association of Neuro Oncology. Panduan tumor sistem saraf pusat.
  4. ESTRO EANO 2025 guidance untuk glioma difus mutasi IDH.
  5. European Stroke Organisation. Pernyataan tentang trombektomi mekanik.
  6. International Parkinson and Movement Disorder Society. Rekomendasi deep brain stimulation.
  7. Literatur terbaru mengenai personalisasi DBS.
  8. HealthTürkiye portal resmi pasien internasional.
  9. Kementerian Kesehatan Republik Türkiye, unit bantuan pasien internasional.
  10. Joint Commission International. Direktori akreditasi rumah sakit internasional.
Share

Artikel Terkait